Penggunaan arus laut secara tradisional oleh manusia adalah "mendorong perahu mengikuti arus". Orang-orang zaman dahulu menggunakan arus laut untuk berlayar. Di zaman pelayaran, penggunaan arus laut untuk membantu navigasi sama seperti yang sering dikatakan orang, "mendorong perahu dengan arus". Pada abad ke-18, Franklin, seorang negarawan dan ilmuwan Amerika, menggambar peta Arus Teluk. Peta ini memetakan kecepatan dan arah aliran arus Atlantik Utara secara detail, dan digunakan oleh kapal layar yang berlayar antara Amerika Utara dan Eropa Barat, sehingga sangat mengurangi waktu tempuh menyeberangi Atlantik Utara. Di Timur, konon selama Perang Dunia II, Jepang menggunakan Arus Kuroshio untuk mengirimkan gandum dari Tiongkok dan Korea Utara menggunakan rakit ke daratan utama.
Teknologi penginderaan jauh satelit buatan modern dapat mengukur data terkini dari berbagai wilayah laut kapan saja, dan menyediakan layanan navigasi rute terbaik untuk kapal di lautan.
Pembangkit Listrik Dalam pergerakan laut, arus laut memainkan peran penting dalam iklim Bumi dan keseimbangan ekologis. Arus laut bergerak dalam siklus sepanjang jalur tertentu, dan skalanya puluhan ribu kali lebih besar daripada sungai-sungai raksasa dan sungai-sungai di daratan. Aliran air laut dapat menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik dan menyediakan energi hijau bagi masyarakat. Tiongkok juga kaya akan energi arus laut, dan daya rata-rata teoritis di sepanjang arus laut adalah 140 juta kilowatt.
Frankstar Technology Group PTE LTD berfokus pada penyediaanperalatan kelautandan layanan teknis terkait. Sepertipelampung apung(dapat memantau arus permukaan, suhu),pelampung gelombang mini, pelampung gelombang standar, pelampung pengamatan terintegrasi, pelampung angin; sensor gelombang, sensor nutrisi; tali kevlar, tali dyneema, konektor bawah air, kerekan, pencatat pasang surutdan seterusnya. Kami berfokus padapengamatan kelautanDanpemantauan lautHarapan kami adalah untuk menyediakan data yang akurat dan stabil untuk pemahaman yang lebih baik tentang samudra kita yang menakjubkan.
Waktu posting: 18 November 2022